Sewindu Tulus

Sewindu Tulus Berkarya, Gelar Konser Tur 5 Kota

Gak kerasa, sudah Sewindu Tulus berkarya di industri musik Indonesia. Mengawali albumnya tahun 2011, Tulus sukses menjadi idola para pencinta musik Indonesia.

Saya cukup mengikuti perjalanan karirnya Tulus. Meskipun gak terlalu mendalam, tapi Tulus bisa Saya sebut sebagai musisi yang punya andil dalam penyegaran kuping Saya.

Berlebihan gak sih?

Gak juga. Memang itu kenyataannya.

Kalo kamu tau dan mengikuti perkembangan musik Indonesia. Di tahun 2011 itu, muncullah kelompok vokal cowok dan cewek yang disebut boy dan girlband.

Nah, tahun itu pula muncullah album pertama Tulus, yang menjadi penyelamatnya.

Oke, sekarang beralih kembali soal Tulus.

BACA JUGA: Kemeriahan Grand Opening Sleman City Hall

Sewindu Tulus (Cover Album Pertama)
CD Album Tulus 2011 (situstulus.com)

Genap 8 Tahun Berkarya

Bulan September ini, Tulus genap Sewindu (8 tahun) berkarya. Untuk merayakan perjalanan Sewindu Tulus, maka digelarlah konser bertajuk #TurSewinduTULUS

Saya berkesempatan menonton langsung konser tur ini. Digelar di Jogja Expo Center, 26 September 2019. Jogja menjadi kota kedua dalam rangkaian tur ini. Setelah sebelumnya, 25 September, Konser ini digelar di Malang, yang dihadiri 3.100 penonton.

Konser berikutnya akan digelar di Solo, Makassar, dan sebagai penutup di Jakarta bulan November.

Konsep Konser yang Apik

Saya suka sekali konsep yang ditawarkan penyelenggara dan juga Tulus Company.

Konsepnya gak “njlimet”, dan tetap enak untuk dinikmati.

Konser dibuat semua kelas festival, hanya yang membedakan adalah Festival A lebih dekat ke panggung, dan Festival B sebaliknya.

Di panggung, dihadirkan sebanyak 21 musisi yang menjadi pengiring Tulus. Ini biasa terjadi dalam setiap konser ada band pengiring. Tapi, sangat jarang yang mengusung mini orchestra (atau apalah ya namanya, hehe).

Saya melihat Tulus ketika konser selalu memakai outfit yang kece. Ini juga Saya temui ketika menonton konser, Afgan, Raisa, Yura Yunita, dan Gamal Audrey Cantika.

Sewindu Tulus

Lagu-Lagu yang Dinyanyikan

Tulus mengawali konsernya dengan lagu “Baru”, kemudian “Gajah”.

Ada banyak lagu yang dinyanyikan dalam konser 2 jam ini, beberapa diantaranya jarang dinyanyikan ketika tur, seperti Satu Hari di Bulan Juni, Teman Pesta.

Lagu lainnya Monokrom, Jangan Cintai Apa Adanya, Tuan Nona Kesepian, Adu Rayu, Sewindu, Pamit, dan terakhir Manusia Kuat sebagai penutup.

Ada yang menarik ketika menyanyikan lagu Tuan Nona Kesepian. Tulus membawa sebuah koper, yang mana koper itu menjadi saksi perjalanan karir Tulus. Dalam kesempatan itu, koper tersebut dijadikan alat musik pengiring dalam lagu itu.

Lagu ini dinyanyikan dengan hanya beberapa pemusik saja, ada gitar, bass, koper (dijadikan semacam cajon), pianika, dan juga 3 orang vokal latar.

Jangan Heboh Please!

Sangat disayangkan, kejadian ini ada dan banyak terjadi di konser-konser.

Loh, kan namanya konser ya pasti heboh.

Iya, tapi ini bukan hebohnya atau histeria konser. Tapi heboh merekam dan menayangkan siaran langsung.

Jadi, hal ini Saya alami saat menonton konser Tulus di Jogja Expo Center ini.

Banyak sih yang merekam saat konser berlangsung. Saya pun turut merekam, namun hanya sekilas dan sisanya menikmati konser. Namun, ketika merekam sepanjang konser dari awal hingga akhir, sejujurnya mengganggu lho.

Yang lebih parah adalah, menayangkan live streaming melalui aplikasi.

Saya melihat beberapa orang sibuk menayangkan konser melalui aplikasi live streaming instagram.

Sama saja dengan pembajakan gak sih menurut kalian?

Semoga ini jadi evaluasi, betapa mengapresiasi musisi dengan tidak menayangkan siaran langsung saat konser itu penting lho jadi perhatian.

Semoga kamu bukan salah satunya ya. 😉

Leave a Reply

%d bloggers like this: